BPNT Kota Bandung kini Lebih Mudah

Bandung, Jurnalmedia.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai pengganti Rastra (Beras Sejahtera), tahun ini.lebih mudah pasalnya tinggal mendatangi agen di dekat rumahnya untuk bisa menukarkan bantuan dengan beras dan gula. Hal tersebut dikatakan Enda (61), warga Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung

Menurutnya mulai sekarang dirinya akan mendapatkan bantuan secara penuh dari pemerintah. Berbeda dengan tahun lalu, jatah Rastra miliknya harus dikurangi sebagian untuk dibagi rata dengan tetangganya yang tidak masuk ke dalam data penerima bantuan.

“Kalau dulu, orang yang nggak terdata juga suka mau dikasih bantuan, suka protes karena nggak kebagian, padahal orang baru, pendatang. Kalau sekarang, orang yang punya kartu saja yang bisa dapat bantuan,” ujar Enda sambil menunggu gilirannya dipanggil untuk menerima kartu BPNT, di Kantor Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Kamis (6/4/2017).

Sebanyak 1.656 kartu BPNT atau e-voucher akan dibagikan kepada penerima manfaat di Kecamatan Ujungberung. Sejak pukul 08.00 pagi, warga sudah berduyun-duyun datang ke kantor kecamatan.

Pembagian tersebut akan dilakukan selama dua hari. Hari pertama, e-voucher akan didistribusikan kepada warga di dua kelurahan, yaitu kelurahan Pasanggrahan dan Pasirwangi. Sementara tiga kelurahan lainnya, yaitu Pasirjati, Pasirendah dan Cigending akan dibagikan besok, Jumat, 7 April 2017.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial yang juga turut hadir dalam pembagian e-voucher mengatakan, bantuan pemerintah pusat itu adalah bagian dari kepedulian pemerintah kepada warga yang kurang mampu. Pemerintah kota memfasilitasi hal itu dengan distribusi yang baik dan memudahkan.

“Pemerintah itu tidak ingin ada warganya yang kekurangan dan kelaparan. Meskipun jumlahnya tidak banyak, tapi mohon diterima dengan baik sebagai bentuk perhatian kami kepada masyarakat,” tutur Oded yang disambut positif oleh warga yang hadir.

Oded pun berpesan agar menjaga kartu e-voucher itu dengan baik dan disimpan dengan cara yang benar. Jangan sampai kartu tersebut rusak, berpindah tangan, atau hilang.

“Tapi hati-hati bu, jangan karena ingin disimpan dan dijaga baik-baik jadi dilaminating, ya. Jangan dilaminating,” ujar Oded kepada warga yang hadir. Warga pun tersenyum sambil mengiyakan.

Camat Ujungberung Taufik mengatakan, warga bisa menukarkan bantuan senilai Rp110.000 itu di 6 tempat di Ujungberung. Keenam tempat tersebut, yakni 5 agen di tiap kelurahan dan 1 e-warong di Kelurahan Pasirwangi. Di setiap tempat itu warga bisa berbelanja beras dan gula sesuai dengan kebutuhan.

“Insya Allah kami siap memastikan distribusi lancar dan bantuan itu bisa sampai ke tangan yang tepat,” kata Taufik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *