Yossi: Perlu Strategi Untuk Penguatan Ideologi Pancasila

Bandung, jurnalmedia.com – Peran mitra strategis dalam mendorong kondusifitas kota Bandung terutama dalam melakukan pencegahan dini terhadap upaya instabilitas dan penanganan konflik masyarakat sangat berkontribusi optimal.

Oleh karena itu kegiatan konsilidasi koordinasi dan komunikasi antar forum mitra dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) khususnya sangat diperlukan dan menjadi langkah strategis.

Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Strategi dan Peran Forum-forum Mitra Strategis Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Penguatan Ideologi Pancasila tahun 2017 di Hotel Cipaku Kota Bandung, Rabu (5/4/2017).

Menurutnya rapat koordinasi tersebut sangat penting, karena sebagai pemerintah memerlukan peranan penting yang nantinya berkaitan dengan Ilmu politik sosial budaya pertahanan dan keamanan (Ipoleksosbudhankam).

Selain itu, kegiatan ini penting sebagai media yang berbasis forum dan menjadi media konsilidasi bagi mitra yang ada.

“Sehingga sudah jelas bertujuan untuk mendeteksi dini apa menjadi persoalan khususnya di kota Bandung. Kegiatan ini pun harus dikembangkan agar menghasilkan kesamaan untuk menjaga ideologi pancasila,”ujarnya.

Ditambahkan Yossi, tidak hanya peran pemerintah saja untuk menjaga ideologi, tetapi peran TNI dan Polri pun bisa menambah penguatan. Dengan strategi dan cara khusus mungkin instansi yang berkaitan bisa melakukannya.

“Oleh karena itu kita harus tingkatkan kolaborasi baik pemerintah maupun instansi yang berkaitan. Tidak lupa juga merangkul masyarakat agar memahami betul pentingnya pancasila,”ujar Yossi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Hikmat Ginanjar menyampaikan dalam laporannya, mengingat kondisi Kota Bandung yang begitu kaya dengan kemajemukan masyarakat tentang upaya yang mengarah kepada instabilitas radikalisme,terorisme dan intoleransi yang dilakukan oleh beberpa kelompok untuk berupaya memprovokasi dan menciptakan kota Bandung tidak kondusif. Sehubungan dengan hal tersebut konsolidasi komunikasi dan koordinasi sangat diperlukan.

“Oleh karena itu hari ini kami lakukan rapat koordinasi agar mencegah terjadinya hal hal yang yang tidak diinginkan,”tuturnya.

Ditambahkan Hikmat, maksud dan tujuan kegiatan ini untuk menjalin konsolidasi dan komunikasi yang dilanjutkan dengan upaya kolaborasi untuk menciptakan kondusifitas di kota bandung.

“Mudah mudahan kegiatan ini bisa menguatkan nilai Pancasila dan mencegah terjadinya radikalisme maupun terorisme di Bandung,”pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Seni Budaya, Agama, Kemasyarakatan Provinsi Jawa Barat Yaya Sunarya, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bandung Ahmad Suherman, Forum Pembangunan Kebangsaan Provinsi Jawa Barat Joni Alwi dan Ketua Forum RW Kota Bandung Tatu Sutomo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *