Kawasan Wisata, Pemkot Akan Bangun Jalan Tembus Cibaduyut-Kopo

Demi kenyamanan wisatawan, kawasan Cibaduyut bakal direvitalisasi. Salah satu bentuk revitalisasi yaitu dengan dilakukannya groundbreaking jalan tembus Cibaduyut – Kopo. Nantinya kawasan tersebut akan tembus dari jalan Cibaduyut – Kopo sepanjang 1,3 Kilometer dengan lebar 19 meter.

Kawasan tersebut bakal menjadi kawasan strategis. Sepeti yang diketahui, wilayah Cibaduyut merupakan sentra Industri sepatu dan wilayah Kopo sebagai kawasan kolektor premier.

Pencanangan revitalisasi sekaligus groundbreaking tersebut langsung dilakukan oleh Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Arief Prasetya, Rabu (14/2/2018). Turut hadir juga Ketua TP PKK Kota Bandung, Atalia Praratya.

Emil menyampaikan, Kota Bandung dengan segala kemajuan terus merambah, dari infrastruktur, transportasi dan pelayanan publik.

“Maka kalau ingat Kota Bandung, pasti ingat perubahan. Setiap harinya harus ada yang baru dan kemajuan. Sehingga bisa kita rasakan, saat ini Kota Bandung terus mengalami kemajuan,” ujar Emil.

Wali Kota pun memberikan nama jalan tersebut yaitu Jalan Wisata Cibaduyut. Nama tersebut dinilai pas dengan lokasi Cibaduyut dengan penuh wisata yang bisa dikunjungi oleh semua masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Kota Bandung.

Emil menginginkan, jalan sepanjang 1,3 kilometer itu seperti jalan Ir. H. Djuanda (Dago). Jalan tersebut nyaman dengan trotoar lebar, terdapat kursi, lampu dan taman hias lainnya.

“Saya ingin jalan ini seperti di Dago. Ada tamannya, lampu dan kursi. Pokoknya bikin nyaman pengunjung. Lebih baik lagi seperti jalan di Singapura,” kata Emil.

Ia berharap pengerjaan jalan tersebut selesai tepat waktu. Sehingga masyarakat maupun wisatawan bisa menikmatinya sekaligus berbelanja.

“Oleh karena itu, kita dukung pembangunan jalan ini. Mudah-mudahan pengerjaannya selesai sekitar satu tahun,” ujar Emil.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan yaitu bapak Ceng Ceng yang telah menghibahkan tanahnya kepada pemerintah untuk dijadikan jalan tembus dan tempat wisata Cibaduyut.

“Atas nama Pemkot saya ucapkan makasih kepada pak Ceng Ceng telah memberi hibah untuk kemajuan Kota Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum kota Bandung, Arief Prasetya mengatakan, jumlah pertumbuhan manusia mempengaruhi jumlah kendaraan. Sehingga harus dirancang program agar dapat memberikan solusi kenyamanan. Maka dengan hadirnya jalan tembus Cibaduyut – Kopo bisa meminimalisir kemacetan.

“Jika telah rampungnya jalan ini maka kemacetan di Kopo maupun Cibaduyut akan minim. Kita yakin dengan panjang 1,3 kilometer bisa memberikan manfaat bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Ditambahkan Arief, kali ini kontruksi jalan akan dilakukan oleh PT Cipta Internasional Properti. Dengan kolaborasi maka perkembangan pembangunan kota Bandung terus meningkat.

“Keberhasilan program ini tergantung kerjasama stakeholder. Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkot Bandung, maka kuncinya yaitu kolaborasi yang bisa membantu kemajuan, ” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Cipta Internasional Properti, Rully Sidharta sekaligus mewakili kelurga papak Ceng Ceng memberikan semangat demi kelancaran pembangunan jalan tersebut.

“Perlu diketahui, bapak Ceng Ceng itu menjadi warga Cibaduyut sejak tahun 1878. Ia sudah pasti paham betul wilayah yang ada di Cibaduyut. Maka dari itu saya dan bapak Ceng Ceng mendukung program pemerintah sekaligus mengikuti perkembangan zaman khusus yang berada di Kota Bandung,” tutur Rully.

Red/JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *