Peran Ibu di Kota Bandung, Ini Kata Solihin

Bandung, Jurnalmedia.com – Kaum ibu Kota Bandung diminta untuk terus meningkatkan kualitas hidupnya. Salah satunya dengan mengikuti program Pengendalian Keluarga Berencana. Hal itu diungkapkan Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin saat acara Survei Dampak Program Pengendalian Keluarga Berencana di Aula Kantor Kecamatan Ujungberung Kota Bandung, Selasa (6/3/18).

“Peran ibu-ibu menjadi sentral dan signifikan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga yang baik. Sangat tidak mudah untuk menjadi ibu. Saya sangat berterimakasih kepada ibu-ibu atas perannya,” kata Solihin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung, Edi Marwoto mengatakan, hasil Analisa dampak pengendalian keluarga memiliki empat tantangan yang harus dikelola dengan baik. Hal itu perlu dirumuskan dengan baik agar bisa terselesaikan.

“Kemiskinan, Kesenjangan sosial, Kesehatan ibu dan keluarga, serta serta perlunya Edukasi dan informasi positif atas dampak pengendalian ini masih menjadi tantangan yang perlu kita selesaikan bersama,” ungkap Edi.

Untuk itu, Edi mengajak warga di kecamatan Ujungberung terus menggelorakan Kampanye Pengendalian Keluarga (KB) dengan tujuan positif.

“Dua anak lebih baik, lebih terkelola dan akan lebih sejahtera tentunya. Jadi anggapan banyak anak banyak rezeki itu kita tinggalkan,” ujarnya.

Edi menyatakan, peran serta keluarga dapat menguatkan kehidupan ekonomi serta aspek-aspek kehidupan lainnya. Itulah sebabnya, pembangunan bangsa harus berawal dari keluarga.

“Pembangunan bangsa berawal dari keluarga. Ketika keluarga terkelola dengan baik, bangsa ini akan maju. Mari kita berkomitmen untuk mengengola keluarga kita dengan baik,” tuturnya.

red/JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *