CeLOE, Transformasi Pendidikan Era Digital

Bandung, Jurnalmedia.com – Telkom University melakukan terobosan dalam pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Bahkan yang terbaru Bagian Pengembangan Pembelajaran (BPP) Telkom University akan meluncurkan sebuah program yang mampu menghadapi revolusi industri 4.0. Program tersebut berjuluk Center for e-Learning and Open Education (CeLOE).

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Telkom University (Tel-U) Dr. Dadan Rahardian mengatakan bahwa CeLoe ini Menjadi aplikasi dan ekosistim dalam mengembangkan model pembelajaran di Telkom university. Kerena model belajar anak sekarang yaitu jauh dan berbeda dengan dahulu.

“Telkom University antisipasif dan responsif terhadap perubahan yang turbulen di era disrupsi, antara lain melalui pengembangan kualitas Dosen, pengembangan metode-metode pembelajaran yang berkelanjutan dan pengembangan infrastruktur melalui teknologi informasi.” ungkapnya

Menurutnya, dengan metode pembelajaran CeLOE didalamnya fokus pada transformasi pendidikan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Ada 3 poin yang menjadi inti dari program ini, yaitu (1) Learner excellence, melalui perubahan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pembelajar, (2) Teacher excellence, melalui perubahan delivery pembelajaran, dan (3) Institutional Excellence, perubahan perencanaan dan pengelolaan pendidikan.

“Ketiga pilar diatas diimplementasikan di Telkom University sehingga berperan menghasilkan harmonisasi dalam membentuk pendidikan berkarakter, unggul dalam teknologi, ilmu pengetahuan dan seni, dan berakhlakul karimah,” katanya

Senada, VP Direktorat Higher Education Yayasan Pendidikan Telkom Dr. Heroe Wijanto. CeLOE tujuannya membuat seluruh proses pendidikan bisa dinikmati masyarakat Indonesia, siap mendukung yg telah dirancang dengan baik bahkan sudah ada 250 mata kuliah yang sudah online. Menjadi perekat antar kampus dilingkungan Telkom University.

Selain itu menurut Direktur Pembelajaran Dirjen kemenristekdikti Dr Ir. Paristiyanti Nurwardani. Telkom University (Tel-U) harus menjadi inisiator dalam menghadapi era globalisasi dan pasar bebas..

“Tahun ini merupakan tahun pembelajaran digital kita harus siap dengan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk berkompetisi di dunia, apalagi menghadapi persaingan global, untuk itu Kemenristekdikti mendukung adanya program CeLOE buatan Tel-U,” pungkasnya.

Tandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *