Dodin: Siswa Sudah Siap Dalam Melaksanakan UNBK

Bandung, Jurnalmedia.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan serentak di Jawa Barat dinilai sadah siap seratus persen.  Menurut Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat Dodin R. Nuryadin, sejak jauh-jauh hari telah dipersiapkan segala kebutuhan termasuk mengantisipasi saat pelaksanaan ujian, baik teknisi maupun non teknis.

Menurut Dodin, setiap SMK baik negeri maupun swasta sebelum dilaksanakan UNBK terlebih dahulu siswa melakukan beberapa Tray Out (uji coba.red) dengan langsung menggunakan komputer.

“Sebeleum melaksanakan UNBK siswa telah dibekali dengan uji coba terlebih dahulu Bahkan, beberapa hari lalu, kita lakukan gladi resik cara mendownload soal dari Kemendikbud ( Online) untuk disimpan server sekolah, dan para siswa mengerjakan jawaban (offline). Setelah itu jawaban siswa disimpan dulu diserver sekolah setelah semuanya beras, baru dikirim Kemendikbud secara online,” kata Dodin saat mendampingi Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi saat meninjau pelaksanaan UNBK SMK di SMK 12 Bandung, Senin (2/4/18).

Ditambahkan Dodin, dari hasil pemantauan KCD Wilayah dan dari Pengawas pelaksanaan UNBK SMK se Jabar bahwa kesiapan dalam melaksanakan ujian sudah cukup matang. Namun pihakknya tetap melakukan evaluasi.

“Siswa kelas XII yang akan ikut UNBK dinyatakan sudah siap. insya Allah dari hasil pemantapan dan TO yang dilakukan, kita optimis hasil nilai UNBK SMK tahun ini akan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Selain itu, menurut Dodin dari 2682 Sekolah yang mengikuti UNBK, sebanyak 2.414 sekolah secara mandiri dan sebanyak 268 SMK melaksanakan UNBK di sekolah lain.

“Seperti di SMK 12 ini, selain ujian diikuti oleh siswa SMK 12 juga ada peserta dari SMK Otista Bandung,” tegasnya.

Lebih lanjut Dodin mengatakan bahwa hasil UNBK bukan lagi penentu kelulusan siswa, karena kelulusan siswa itu ditentukan pihak sekolah berdasarkan dari hasil nilai raport dari semester pertama (I) sampai dengan semester Enam (VI).

“Nilai UN akan berpengaruh ketika akan melanjutkan kejenjang perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi negeri. Selain itu juga Nilai UN, sebagai salah satu meningkatkan akreditas sekolah,”pungkasnya.

Mun/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *