Komisi D: Keterlambatan Pencairan Jangan Mengganggu Psikologis Atlet

Bandung, Jurnalmedia.com – Keterlambatan pencairan anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung dalam keikutsertaan di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2018 membuat Komisi D DPRD Kota Bandung angkat bicara.

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Achmad Nugraha Menargetkan anggaran untuk keikutsertaan Kota Bandung di Porda XIII/2018 Jawa Barat cair April ini.

Terkait dengan anggaran dan keikutseraan kota Bandung dalam Porda XIII, Achmad mengaku saat ini telah mengkonfirmasi pada Pemerintah Kota Bandung terkait kendala pencairan.

“Pengajuan anggaran untuk KONI Kota Bandung tahun 2018 telah disepakati pada beberapa bulan yang lalu oleh DPRD Kota Bandung. Hari ini kita menindaklanjuti pertemuan rapat dengan KONI Kota Bandung pada minggu lalu. Di sini ada beberapa hal yang ingin kita mintai kejelasan pada PPemkot Bandung berkaitan dengan pelaksanaan Porda pada Oktober mendatang,” ungkap Achmad di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi belum lama ini.

Achmad menambahkan, dengan waktu yang terbatas Kota Bandung sudah harus segera mempersiapkan segala keperluannya dalam menghadapi Porda. Sehingga dalam rapat kerja yang akan dibahas  diharapkan bisa membatu percepatan anggaran, sehingga tidak ada keterlambatan lagi dalam proses pencairannya.

“Semoga dengan Raker kali ini bisa mempercepat keluarnya anggaran, karena kebutuhan yang mendesak berkaitan dengan pelaksanaan Porda, maka tentunya kita juga meminta pada Pemkot dan KONI Kota Bandung untuk segera mempersiapkannya,” katanya.

Politisi dari PDIP inijuga menegaska, bahwa dirinya pun tidak berkeinginan proses pencairan yang tertunda ini menjadi beban bagi para atlet, sehingga  menjadi sebuah halangan bahkan dirinya pun meminta Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana bisa memberikan pencerahan kepada para atlet  dan cabang olahraga (cabor) lebih bersabar lagi sampai menunggu cairnya anggaran tersebut.

“Saya tidak ingin keterlambatan pencairan ini jangan sampai memberikan dampak secara psikologis buat para atlet, apa lagi menurunkan motivasi mereka. Sehingga nantinya atlet akan merasa ragu sehingga menjadi beban buat mereka juga. Tapi  saya bersyukur Ketua KONI barusan mengatakan sudah memberi motivasi kepada para atlet agar bersabar karena ini hanya keterlambatan saja,” ungkap Achmad.

Adv/tan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *