Dansektor Pembibitan Citarum Harum Sosialisaikan Pemulihan Ekosistem di Hulu Sungai Citarum

Kab.Bandung, JurnalMedia.com – Bertempat di Aula Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kab.Bandung, dilaksanakan Sosialisasi Pemulihan Ekosistem Hulu Citarum Harum Berbasis Konservasi Menuju Masyarakat Mandiri Dan Sejahtera, Senin (24/09/18).

Dalam giat sosialisasi tersebut dihadiri Komandan Pembibitan Citarum Harum Letkol.Inf.Chaerul Anam, Pasi Ops Sektor Pembibitan, Danramil Kertasari, Kepala Desa Cibeureum Efi Nurtaufik Hidayat, A.Md., Warga Desa Cibeureum, Cikembang, Cihawuk juga perwakilan dari Kopi Kapal Api.

Komandan Sektor Pembibitan Letkol.Inf.Chaerul Anam memaparkan  secara mendetail tentang UU 41/1999 pasal 50 dan PP No.6/2007 Jo 3/2008, Pembagian Ruang Pada Pemanfaatan Kawasan Hutan diantaranya dengan program Agroforestry yang mengkombinasi pepohonan dengan tanaman perkebunan. Model agroforestry diantaranya Strip Rpjt, Pagar Hidup, Multistrata, Pertanaman Lorong dan lain lain. Salah satu model yang paling ideal diterapkan adalah multi strata yaitu system pertanaman dengan tajuk bertingkat terdiri dari pohon tajuk tinggi, tajuk sedang (MPTS/Alpukat dll) dan tajuk rendah (tanaman semusim, rumput, sereh dll). Komposisi tanaman multi strata seperti berikut : Tanaman Kayu Kayu an (525 pohon/Ha), Tanaman MPTS Buah buahan (100 pohon/Ha), dan Tanaman Lantai Hutan berupa Kopi, Teh, HMT (Hijau Makanan Ternak), Kaliandra.

Dari hasil kegiatan penanaman pada lantai hutan dapat dikembangkan usaha lanjutan berupa industri pengolahan produk (teh dan kopi), peternakan maupun pengembangan lebah madu juga dapat pula dikembangkan sebagai lokasi wisata alam, pungkas Dansektor Pembibitan.

Komandan Sektor Pembibitan Letkol.Inf.Chaerul Anam saat memberikan arahan.

Masyarakat yang hadir dalam giat Sosialisasi Pemulihan Ekosistem Hulu Citarum Harum Berbasis Konservasi Menuju Masyarakat Mandiri dan Sejahtera sangat setuju akan cara penanaman yang baik dan benar sesuai arahan dan solusi dari Komandan Sektor Pembibitan

Kawasan pembibitan meliputi wilayah Desa Tarumajaya dan Cikembang, Cihawuk dan Cibeureum yang tujuannya menghijaukan hutan, luas 25 ha di bongkor tarumajaya dan 25 ha di cikembang, bongkor tarumajaya dengan menanam tanaman keras dan kopi, daerah cikembang khusus buah2 an direncanakan dibuat menjadi Mekarsari nya Cibeureum target penanaman 5 juta pohon dari kopi dan buah2 an , bibit dari yayasan budi asih berupa pohon keras, yayasa citarum harum berupa kopi arabika juga bantuan dari Disbudpar.

“Beberapa rencana kepada masyarakat yang hadir sebagai solusi, diantaranya Kita berencana membangun pabrik kopi daerah pembibitan, merencanakan pembangunan penyulingan sereh wangi daerah pembibitan, merencanakan pembangunan rumah kompos dan kotak cacing, komandan pembibitan berharap semua rencana tersebut akan terealisasi,” ucapnya.

Disamping itu ada perwakilan karyawan dari Kopi Kapal Api, Yance sebagai pendampingan dalam program Citarum Harum, memaparkan selama 20 tahun lebih  bergelut di kopi khususnya kopi arabika dengan merencanakan membangun pabrik kopi daerah pembibitan.

Benny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *