JURNAL MEDIA, SOREANG — Belasan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bandung bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan menggelar aksi simpatik berupa kerja bakti massal membersihkan lingkungan dari sampah, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 31 kecamatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung. Sejumlah lokasi menjadi sasaran pembersihan, mulai dari area perkantoran, jalan protokol, sungai, pasar, sekolah, drainase, hingga titik-titik timbulan sampah.
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Ali Syakieb dan Sekretaris Daerah Cakra Amiyana turun langsung memimpin kegiatan tersebut bersama para kepala OPD dan camat.
“Alhamdulillah hari ini belasan ribu ASN dan pegawai Pemkab Bandung seluruhnya turun ke lapangan untuk gotong royong membersihkan lingkungan. Aksi ini dilaksanakan serentak di 31 kecamatan,” ujar Dadang.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung tahun ini dikemas berbeda. Jika sebelumnya identik dengan pesta rakyat dan karnaval, kini difokuskan pada kegiatan yang lebih sederhana dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Perubahan konsep tersebut merupakan bentuk empati pemerintah daerah terhadap kondisi wilayah yang tengah menghadapi berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan pergerakan tanah di sejumlah titik.
“Setelah kita alihkan anggaran peringatan hari jadi untuk penanganan bencana, hari ini kita tindak lanjuti dengan aksi nyata membersihkan lingkungan, terutama dari sampah yang berdampak pada kenyamanan dan estetika,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil agar sumber daya dan energi pemerintah dapat difokuskan pada upaya pemulihan serta pencegahan bencana, dibandingkan menggelar perayaan yang bersifat seremonial.
Tak hanya di tingkat kecamatan, Dadang juga menginstruksikan para kepala desa dan lurah untuk menggerakkan masyarakat melaksanakan aksi serupa melalui kegiatan “Beberesih Lembur” di lingkungan masing-masing.
Dengan gerakan ini, Pemkab Bandung berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mengurangi risiko bencana yang dipicu oleh permasalahan sampah.















Komentar