oleh

Jelang HUT ke-385, Pemkab Bandung Genjot Perbaikan 76 Ribu Rumah Tak Layak Huni

JURNAL MEDIA, SOREANG — Pemerintah Kabupaten Bandung terus mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung (HJKB) ke-385 sekaligus mempercepat program renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu). Pembahasan ini dilakukan dalam agenda coffee morning di Rumah Dinas Bupati Bandung, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kesiapan menyambut kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan program rutilahu di wilayah Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah calon penerima bantuan rutilahu di Desa Banyusari, yakni Bu Oom, Pak Adang, dan Ibu Iis. Selain itu, satu rumah milik Mak Mimih yang telah direnovasi sebelumnya juga masuk dalam agenda kunjungan lapangan.

Ia menjelaskan bahwa data rutilahu terus diperbarui melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Berdasarkan pembaruan data, jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Bandung mengalami peningkatan, dari sekitar 37.000 unit pada 2021 menjadi 76.000 unit pada 2026.

Secara kumulatif, sekitar 32.000 unit telah ditangani melalui kolaborasi pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat, sementara sekitar 44.000 unit masih memerlukan penanganan lanjutan.

Beberapa kecamatan dengan angka intervensi tertinggi meliputi Pacet, Pangalengan, Cikancung, Cimaung, Kutawaringin, Paseh, Kertasari, Ibun, Ciwidey, dan Ciparay.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa momentum Hari Jadi Kabupaten Bandung harus dimanfaatkan untuk mendorong partisipasi aparatur sipil negara (ASN), salah satunya melalui aksi bersih-bersih lingkungan di 31 kecamatan.

“Saya harap pada momentum HUT Kabupaten Bandung ini, ASN dapat digerakkan untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah,” ujarnya.

Terkait program rutilahu, ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan program sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat di sektor perumahan.

“Saya perintahkan untuk menggenjot program rutilahu dengan dukungan data, administrasi, dan teknis dari OPD terkait,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi pembangunan yang berkelanjutan.

 

Komentar