JURNAL MEDIA, SOREANG — Sebagai bentuk solusi peningkatan keselamatan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari, Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lamajang di Kec. Dayeuhkolot, Selasa 28 Oktober 2025.
Ds sapaan akrab Bupati Bandung menyampaikan bahwa kehadiran JPO Lamajang merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Bandung dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tentang wujud fisik, tetapi juga nilai moral dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta memanfaatkannya dengan baik.
Menurut DS, masih terdapat dua jembatan lain yang akan segera diselesaikan, yakni Jembatan Sukabirus dan Pasigaran. Ia juga mengungkapkan rencana pelaksanaan program pentahelix minggu depan, yang akan melibatkan para pengusaha sekitar untuk upaya normalisasi aliran sungai dalam mengatasi banjir di wilayah Dayeuhkolot.
Selain itu menurut DS, upaya normalisasi dari sektor 1 hingga sektor 4 yang akan dilakukan Kodam III/Siliwangi menjadi langkah strategis dalam memperkuat mitigasi bencana di Kab. Bandung. “Semoga sinergi ini menjadi solusi nyata dalam mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kenyamanan masyarakat,” tuturnya.
DS berharap agar JPO Lamajang menjadi simbol kemajuan, keselamatan, dan kebersamaan masyarakat menuju Kab. Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kab. Bandung, Zeis Zultaqawa, melaporkan bahwa pembangunan JPO tersebut terlaksana berkat dukungan penuh kebijakan Bupati Bandung serta partisipasi masyarakat Desa Citeureup. “Dengan dukungan berbagai pihak, alhamdulillah pembangunan jembatan ini dapat diwujudkan sebagai solusi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
***















Komentar