oleh

DBD Mewabah, Dinkes Lampura Lamban Ambil Tindakan

-Lintas-531 views

Lampung Utara, jurnalmedia.con – Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kini sudah memasuki fase Kejadian Luar Biasa (KLB), Dinas Kesehatan Lampung Utara dinilai lamban dalam penanganan wabah penyakit musiman tersebut. Pasalnya DBD sudah menelan korban hingga meninggal dunia yakni warga Lampung Utara, Aulia (11).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara Maya Metisa mengatakan pihaknya baru akan melakukan Foging apabila sudah masuk fase darurat, hal itu disampaikan saat dikonfirmasi setelah mengunjungi kediaman warga yang baru saja pulang dari China, Senin (03/02/2020).

Disinggung soal wabah DBD yang kini sudah menelan korban, Maya menampik bila dianggap lamban dalam menangani wabah penyakit musiman itu, ditambahkannya bahwa pihaknya sudah menabur abate dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga  Sempat Viral, Jembatan Way Rarem Akhirnya Diperbaiki

“Untuk foging sendiri itu sudah ada protapnya, yang mana foging hanya bisa dilakukan apabila diwilayah tersebut sudah memasuki fase darurat (KLB), bukan kami tidak tanggap tapi memang itu yang sudah menjadi aturan,” ucapnya.

Detempat berbeda Dr. Sri yusuf kepala rumah sakit M Yusuf menjelaskan bahwa pasien DBD mencapai 70% dari jumlah total pasien rawat inap, namun kemarin ada 30 pasien yang sudah bisa pulang dan dinyatakan sehat.

“Hari ini bertambah lagi 20 pasien dengan gejala yang sama, namun tidak semua pasien DBD itu bahaya. Selagi trombosit masih berada di ambang aman (diatas 100.000) biasanya pasien tetap kami rawat, namun jika jumlah trombosit makin menurun maka kami akan rujuk ke Bandar Lampung,” ujarnya.

Baca Juga  Tidak Tepat Sasaran, Nurdin Habim Pertanyakan Regulasi Penggunaan Randis

Sementara itu, menanggapi fenomena tahunan ini Ketua Komisi III, Joni Bedyal turun langsung kelapangan, dengan mengunjungi pasien yang sedang dirawat. Menurutnya pihaknya akan langsung kordinasi dengan dinas terkait.

“Ya tadi saya langsung telpon kepala dinas kesehatan, meminta agar segera mengambil langkah cepat, karena saya menggangap ini sudah darurat,”

Joni menambahkan bahwa dirinya sudah berkomunikasi juga dengan kepala Puskesmas kecamatan Muara Sungkai agar segera menurunkan timnya untuk melihat langsung kediaman warga desa Karang Sari yang kebetulan hari ini ibu dan anaknya dirawat karena sakit DBD,

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar ikut berperan serta dalam pencegahan mewabahnya DBD dilingkungan kita, dengan cara menjaga kebersihan, menimbun semua perabot yang berpotensi menimbulkan genangan air dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Baca Juga  Bahas 4 Raperda, DPRD Lampung Utara Gelar Paripurna

Mendapat arahan dari Komisi III DPRD Lampung Utara terkait DBD Linda wati kepala Puskesmas Muara Sungkai berjanji pihaknya akan segera kroscek dilapangan serta menindaklanjuti laporan dari warga dan akan segera kordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Agus

Komentar

Berita Lainnya