oleh

Dianggap Guyonan, Pasca Disegel Bangunan Pabrik dan Gudang Kembali Beroperasi

-Daerah-318 views

Tangerang, jurnalmedia.com – Bangunan pabrik dan gudang dikawasan kavling DPRD Kelurahan kenangan kecamatan Cipondoh yang disegel oleh jajaran DPRD kota Tangerang serta instansi terkait Kamis (15/1/2020) kemarin, kini kembali beroperasi.

Ada belasan bangunan yang sempat dilakukan pemanggilan oleh dinas terkait bahkan disidak ternyata secara diam diam kembali beroperasi secara lebih tertutup rapat gerbangnya dari hasil pantauan beberapa awak media, Jum’at (17/1/2020)

Lucunya seolah seperti mainan ada satu gudang yang telah disegel secara jelas tertulis ” Bangunan ini tidak sesuai dengan peruntukan Disegel” oleh instansi dinas terkait kini telah terhapus.

“Mana ngga ngaruh segel kemarin dewan, ini buktinya masih pada kerja,” ucap salah satu warga sekitar yang enggan disebut namanya.

Baca Juga  Langgar Perda, Satpol PP Segel Galian Tanah di Desa Pangarengan

Menurutnya, bahwa apa yang telah dilakukan instansi terkait bersama Jajaranya wakil rakyat ternyata dianggap Guyonan.

“Yah inimah lawakkan, kemarin disegel hari ini kerja lagi mereka (pengusaha) kayak udah kebal dan budeg,” ucapnya.

Saiful Basri selaku Sekretaris Patriot Nasional (Patron) saat diminta keterangan atas insiden tersebut merasa kecewa dengan kinerja yang kurang oftimal dalam penindakan yang dilakukan Satpol PP dan DPRD kota Tangerang beserta rombongannya.

“Kemarin kan perintahnya sudah jelas, Satpol PP sama Tramtib diminta untuk mengawasi agar mereka menghentikan aktivitasnya sambil menunggu mereka diklarifikasi oleh dinas teknis,”jelas Saipul yang akrab disapa Marcel.

Menilai hal ini , bangunan yang diduga melanggar aturan. Satpol PP kurang begitu bernyali untuk serius dan mengawasi hanya cari aman saja.

Baca Juga  Wakapolda Banten Tinjau dan Berikan Bantuan Korban Banjir di Tangerang

“Selama masih dalam tahapan diklarifikasi mereka tidak boleh dong melalukan aktivitasnya, Satpol PP jangan takut kita dan masyarakat sekitar akan terus ada dibelakang anda, para pengusaha ini zalim,”jelasnya.

Dirinya mengaku khawatir jika Satpol PP Kota Tangerang tidak memiliki nyali untuk menghentikan operasional para pengusaha yang dituding nakal tersebut akan terus melakukan kezhaliman dengan mengangkangi perda.

“Bangunan yang mereka bangun tidak ada manfaatnya karna hanya menyebabkan bencana banjir bagi masyarakat, mereka hanya bisa nyampah dikota Tangerang dan tidak ada manfaatnya bagi masyarakat dan pemda,”jelasnya.

Saat dikonfirmasi Agus Henra Fitrayana kepala Satpol PP kota Tangerang sedang menunggu rekomendasi dari pihak dinas perkim masalah belasan bangunan tersebut dalam pengeksekusian.

Baca Juga  Polisi Selidiki Penyebab Laka Laut di Perairan Pulau Tunda

“Nanti rekomendasinya apa, misalnya disegel pasti akan kita tutup, karna memang harus ada prosesnya terlebih dahulu,” kata Agus.

Dirinya menyebut dalam penyegelan harus ada rekomendasi dari dinas terkait yang berwenang menilai hal ini apakah bangunan tersebut melanggar atau tidak.

“Segel yang kita lakukan bukan segel yang seperti teman teman dari DPRD yang kemarin lakukan, kita ada plangnya  disegel karna jenis pelanggaran apa disitu nanti tertera jelas,” tuturnya.

Fauzi

Komentar

Berita Lainnya