oleh

Dinilai Berkecukupan, Ketua Kelompok di Desa Pekayon Diduga Terima Bansos PKH

-Daerah-437 views

Kab.tangerang – jurnalmedia.com – Atas dasar laporan masyarakat terakait kurang tepat sasaran  Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di desa Pekayon. Dimana Program bansos PKH adalah program yang bertujuan untuk membantu masyarakat  kurang mampu atau tergolong di bawah garis kemiskinan dan rentan sosial.

Dalam hal ini tim Aliansi Indonesia yang di pimpin Taufik Hermanto alias TB, menduga adanya oknum salah satu ketua kelompok di wilayah Desa Pekayon telah menyalahi aturan telah menyimpan kartu milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang sangat miris sekali oknum ketua kelompok berinisial AH  juga mendapatkan bantuan PKH .

“AH seharusnya sudah dapat di graduasi,  AH sudah tidak layak untuk menerima bansos PKH, jika dilihat dari fisik bangunan rumah dan usahanya beliau,” ucap TB.

Baca Juga  Kepala Desa Karet Kawal Pembagian BST Tahap VI

TB dan Team Aliansi sangat menyayangkan kepada pendamping PKH selaku petugas dari kementrian dan dinas sosial, juga wilayah kecamatan, kurang tegas dalam memverifikasi data calon penerima bantuan PKH dan menimbulkan kecemburuan sosial.

“Pendamping/kordinator kecamatan Sukadiri harus segera mengambil langkah agar di graduasi jika ada penerima bansos PKH yang sudah tidak layak menerima atau tergolong masyarakat mampu jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Sedangkan beliau-beliau selaku pendamping tentunya sudah tahu kreteria penerima bansos PKH.” tutur TB Kepada awak media Rabu, (9/9/2020).

Disela waktu terpisah awak media mencoba menghubungi Yandri Permana selaku Camat Sukadiri meminta pendapat atas pernyataan di atas.

” Sepanjang sepengatahuan saya dari laporan para pendamping PKH, mereka cukup aktif untuk melalukan usulan graduasi dan juga mereka sampaikan kepada para KPM disetiap pertemuan rutin, namun lagi-lagi yang bersangkutan mengeksekusi graduasi tersebut adalah dari kemensos. Jadi kalau memang benar ada kasus seperti yang diberitakan, saya akan coba koordinasi dulu dengan pendamping PKH untuk mendapatkan info yang jelas.” ucap Yandri Permana melalui pesan Whatsapp. Rabu, (9/9/2020).

Baca Juga  BabinSa dan BinMas Rawa Kidang Bantah Pernyataan Pengelola Pembakaran Limbah

Dihari yang sama atas berita di atas pihak Mulkan selaku pendamping PKH kecamatan Sukadiri memberikan komentarnya dan akan diperbaiki untuk kedepannya.

“Kita lagi ngumpulin info tahun ini kita mau graduasi 10%,kasih masukan aja ke kita untuk kedepan kami akan perbaiki.” ucap Mulkan melalui pesan WA.

Selang berapa jam pihak pendamping kecamatan sukadiri Arief memberikan ucapankan terimaksih atas informasinya yang bersumber dari Team Aliansi.

” Terimakasih atas infonya nanti akan kami Cek kebenaran nya.” Balas Arief melalui pesan Watsap.

Dari keterangan bukti dari team Aliansi Indonesia sudah 3 tahun KPM tidak pernah diberikan struk. Pendamping PKH kecamatan Sukadiri kabupaten Tangerang di duduki 2 pendamping..

Baca Juga  Pencegahan Penyebaran Covid-19, Polda Banten Laksanakan Operasi Yustisi

Fauzi/Aris

Komentar

Berita Lainnya