oleh

Pengedar Tembakau Sintetis di Medsos Dibekuk Polisi

TANGSEL, jurnalmedia.com — Penjual narkotika jenis tembakau sintesis di media sosial berhasil diringkus . Jajaran Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan, petugas berhasil menggelandang sembilan tersangka di sebuah apartemen di kawasan Tangerang Selatan.

Modus yang dilakukan para tersangka dengan menggunakan Kopi paketan untuk mngelabuai petugas.

“Kopi ini untuk modus mereka menghindari dan mengelabui petugas. Jadi mereka menyembunyikan di dalam kopi. Jadi paketan kopi,” ucap AKP Amantha Wijaya Kusuma Kasat Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan, Jumat (17/09/2021).

Lebih lanjut menurutnya, barang haram jenis tembakau tersebut di produksi sebuah Apartemen kawasan Tangerang Selatan lalu dijual secara bebas melalui media sosial oleh tersangka.

Setidaknya, sudah selama enam bulan tersangka menjalani bisnis haram tersebut. Pelaku menyelundupkan paket tembakau itu ke dalam bungkusan biji kopi yang mempergunakan jasa kurir.

Baca Juga  Dewan Pers: Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Harus Ditolak

” Dalam peredaran tersangka menggunakan jaringan media sosial mereka gunakan sebagai media penjualan atau distribusi lalu dikirim menggunakan jasa kurir,” papar Amantha.

Penjualan paket tersebut tak tanggung sampai ke luar Propinsi Banten dengan meraup omset hingga ratusan juta setiap bulannya.

“Karena mereka Jaringan antar propinsi dari mulai Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Surabaya, Makasar sampai Papua dari perhitungan kami tersangka Raup omset Rp.100 juta perbulan,” uacap Amantha.

Namun kini, bisnis haramnya sudah terhenti. Para pelaku tak lagi dapat menikmati uang hasil tindakan kriminalnya. Justru mereka kini hanya dapat tertunduk menyesali perbuatannya tersebut.

Kesembilan tersangka yang diantaranya berinisial GR, MN, AS, AN, FL, AG, VC, PR, dan RH terancam pasal berlapis dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Baca Juga  Dewan Pers: Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Harus Ditolak

Selain mengungkap sentra pembuatannya, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti tembakau jenis sintetis yang diproduksinya dengan berat mencapai 1, 484 kilogram, beserta sejumlah alat dan bahan yang digunakan.

Pengungkapan itu bermula dari ditangkapnya dua tersangka terlebih dahulu, di wilayah Ciater Serpong Tangsel, Agustus 2021 lalu.

Fauzi

Komentar

Berita Lainnya