oleh

Dedi Supandi: FKKSMKS Harus Berinovasi dan Berkolaborasi

JURNAL MEDIA, CIANJUR — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi menyampaikan, ada beberapa hal yang harus dikomunikasikan bahwa tugas Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKKSMKS) selain membawa mandat, juga harus menjadi tim lobi dan menjemput impian-impian.

Hal itu dikatakan Dedi saat menghadiri Kongres II FKKSMKS Jabar di Sangga Buana Hotel & Bungalows, Jalan Raya Cipanas Puncak Rd No.6, Kabupaten Cianjur, Selasa 6 September 2022.

“Saya berharap ada inovasi dan kolaborasi,” ucap Kadisdik.

Salah satunya, menurut Dedi dengan membuka program sekolah swasta peduli kaum duafa, dengan memberikan SPP gratis bagi masyarakat tidak mampu.

“Saya harap ini bisa menjadi program. Bisa dengan nama ‘sekolah swasta peduli’. Sampaikan kepada masyarakat bahwa sekolah swasta juga peduli dengan menggratiskan siswa dari keluarga tidak mampu,” tuturnya.

Baca Juga  295 Siswa SMK Se-Jabar Siap Berlaga di FLS2N SMK Tingkat Jabar 2024

Selain itu, Kadisdik pun mendorong sekolah swasta bisa berkembang dan bekerja sama dengan 35 SMK negeri BLUD.

Sebab, lanjutnya, akan ada 7 ekonomi baru yang hadir di Jabar. Di antaranya, Jabar menjadi pusat investasi ASEAN yang harus disiapkan SDM-nya. Selanjutnya, Jabar juga akan swasembada pangan untuk menekan impor bahan pangan.

Begitupun di bidang kesehatan, pekerja sosial, ekonomi digital, dan pariwisata, Kadisdik mengimbau untuk dikembangkan. “Silakan tangkap dan manfaatkan peluang-peluang tersebut. Kita berharap SMK bisa menjadi bagian dari kemandirian,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Harris Bobihoe menyatakan bahwa sekolah swasta masih diperlukan. Sebelum sekolah negeri ada di negeri ini, swasta lah yang punya peran. Banyak sekolah swasta yang punya prestasi karena bisa berimprovisasi terhadap kurikulum.

Baca Juga  Disdik Jabar Keluarkan SE Mekanisme Pengisian CPD pada Sekolah yang Minim Kuota

“Ini harus dimanfaatkan oleh sekolah swasta bagaimana berimprovisasi agar memiliki nilai tambah bagi para lulusannya,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap, lulusan SMK bisa membuka lapangan kerja. “Bukan hanya menjadi pekerja, sekolah swasta juga harus peka dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tutupnya.

Kongres ini pun dihadiri Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Disdik Jabar, Edy Purwanto, Wakil Bupati Cianjur serta ketua dan seluruh anggota FKKSMKS Jabar.

Di hari yang sama, Kadisdik memberikan paparan “Perubahan RKUA dan Perubahan RPPAS Tahun 2022” bersama Komisi V DPRD Jabar di Le Eminence Puncak Hotel Convention & Resort, Jalan Raya Hanjawar No.19 Kec. Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga  Diduga Banyak Kecurangan di PPDB Jabar, Tengah Imah Geruduk Disdik Jabar

***

Komentar

Berita Lainnya