oleh

Pangdam III Siliwangi Lantik 597 Prajurit Abit Diktuba TNI AD

BANDUNG, jurnalmedia.com — Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto yang diwakili oleh Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Tri Haksoro melantik 597 prajurit Abit Pendidikan pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Tahun 2021 menjadi Sersan Dua bertempat di Lapangan Patriot Secaba Rindam III/Siliwangi Jalan Sindanglaya Cimenyan Kab. Bandung, Senin (14/6/2021).

Pendidikan Pembentukan Bintara TNI AD ini merupakan suatu pendidikan yang diselenggarakan untuk membentuk para Tamtama TNI AD yang terpilih menjadi Bintara dengan memanfaatkan dan mengembangkan keterampilan serta pengalaman yang telah dimiliki.

“Keberhasilan meraih cita-cita untuk beralih golongan kepangkatan dari Tamtama menjadi Bintara memerlukan proses yang panjang. Hal tersebut sebagai wujud penghargaan yang diberikan pimpinan TNI AD, dedikasi dan loyalitas dalam pengabdian sebagai prajurit TNI AD, sekaligus anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang perlu disyukuri,” ucap Pangdam pada amanatnya yang dibacakan oleh Danrindam.

Baca Juga  Seluruh Kabupaten/Kota di Jabar Masuk Level 4, Gubernur Keluarkan SE dan Kepgub
Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Tri Haksoro saat melantik 597 prajurit Abit Pendidikan pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Tahun 2021 di Lapangan Patriot Secaba Rindam III/Siliwangi Jalan Sindanglaya Cimenyan Kab. Bandung, Senin (14/6/2021).

Lebih lanjut dikatakan, Golongan Bintara TNI AD menjadi tulang punggung satuan, juga sebagai pimpinan level pertama sekaligus penghubung antara Tamtama dan Perwira. Posisi ini menempatkan Bintara memiliki peran penting dan strategis di satuan. Untuk itu, kemampuan Bintara dalam menjalankan tugasnya akan menentukan keberhasilan satuan dalam menjalankan tugas pokoknya.

“Dengan telah dilantiknya mantan siswa menjadi Bintara bukan berarti selesai sudah tugas kalian, tetapi ini merupakan langkah awal untuk mengikuti pendidikan berikutnya sesuai dengan jabatan dan jenjang golongan kepangkatan selanjutnya,” katanya.

Baca Juga  Dinilai Tak Adil, SMSI Sulsel dan Bengkulu Minta Menkominfo Evaluasi Program Desiminasi KPCPEN

Lanujtnya, prajurit yang profesional dalam tugasnya dibentuk oleh pendidikan dan latihan yang dilaksanakan secara bertahap, berjenjang dan terpadu juga dicapai dari pengalaman dalam berbagai penugasan di lapangan.

**/Tn

Komentar

Berita Lainnya