oleh

Selain Pendidikan, Anak Kembar Siam Asal Garut Bakal Mendapat Hadiah dari Gubernur

BANDUNG, jurnalmedia.com — Al Dewi Putri Ningsih (8) dan Al Putri Anugrah (8) adalah anak kembar siam yang berhasil menarik perhatian pemerintah daerah. Melalui sebuah tayangan video, Kepala Dinas Pendiiakn Jabar, Dedi Supandi berhasil bertemu dengan keduanya dalam sebuah jamuan makan siang di salah satu restoran di Kota Bandung, Senin (31/8) lalu.

“Terkait pendidikan, ananda Putri dan Dewi masih sekolah SD. Saya sudah kontak ke Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), mudah-mudahan. ada umur dan rezeki. Akan kita terus dampingi siapa pun kadis-nya nanti, saya titipkan mereka harus masuk sekolah negeri dan penuhi apa yang mereka ingin,” kata Dedi, Rabu (1/9).

Selain mendapatkan pendampingan pendidikan, Putri dan Dewi sempat melakukan video call dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sesaat setelah keduanya menjalani makan siang dengan Disdik Jabar.

Baca Juga  Atalia Praratya Kunjungi Kediaman Atlet Peraih Tiga Medali Emas PON

Ketiganya sempat terlibat obrolan seru saat orang nomor satu di Jabar itu bertanya pada Putri dan Dewi. Setelah mendengarkan Putri dan Dewi lancar melantunkan ayat Alquran, Ridwan Kamil sempat bertanya, hadiah apa yang diinginkan Dewi dan Putri dari seorang gubernur. “Apa saja, yang penting bagus,” ucap Putri dan Dewi.

Kemudian, Emil juga menanyai cita-cita keduanya bila kelak dewasa. Dewi menyebut ingin menjadi artis sinetron, kalau Putri ingin jadi ilmuan atau science.

Selain menjanjikan hadiah, mantan Wali Kota Bandung itu juga berjanji untuk menemui Putri dan Dewi jika dirinya berkunjung ke Garut. “Nanti kalau Pak Gubernur ke Garut kita bertemu ya,” sebut Emil.

Baca Juga  Raih Juara Umum PON XX, Jabar Siapkan Kadeudeuh

Untuk diketahui, Putri dan Dewi merupakan anak kembar siam asal Wanaraja, Kabupaten Garut yang menderita kelainan genetik di mana bagian tubuh daerah pinggul saling bersatu.

Keduanya baru mendapatkan perhatian dari pemerintah setelah video-videonya viral di media sosial. Putri dan Dewi membutuhkan alat bantu untuk mobilitas keduanya dalam beraktivitas. Saat ini mereka diasuh oleh sang ayah setelah Oktober 2020 lalu sang ibu meninggal dunia.

Kondisi ekonomi keluarganya tergolong tidak mampu dan membutuhkan bantuan untuk keperluan medis kedua putrinya. Iwan Kurniawan (43), ayah dari Putri dan Dewi menuturkan, selepas kepergian istrinya, otomatis dia menjadi orangtua tunggal yang sepanjang waktu harus mengawasi kesehatan dan tumbuh kembang anaknya.

Baca Juga  Ridwan Kamil Targetkan Kafilah STQH Jabar Juara Umum

“Saya kini tidak dapat bekerja karena Putri dan Dewi belum memungkinkan untuk ditinggal sendirian,” kata Iwan.

Komentar

Berita Lainnya