oleh

Nodeflux Indonesia ke Kancah Global lewat SXSW Conference and Festivals 2019

Jakarta, Jurnalmedia.com –  Perusahaan lokal startup berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Nodeflux kembali mewakili Indonesia ke kancah global dengan menghadiri acara bergengsi bernama South by Southwest (SXSW) bertempat di Texas, Amerika Serikat Maret 2019.

Nodeflux ikut memeriahkan acara dengan memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung acara dengan melakukan demo dari fitur face recognition sekaligus mengenalkan salah satu seni dan budaya Indonesia yaitu wayang yang dikombinasikan dengan teknologi. Sistem kerjanya yakni mendeteksi garis wajah pengunjung, yang selanjutnya diterjemahkan wajah dengan 60 karakter wayang Indonesia, seperti: Semar, Gatotkaca, dan Puntadewa.

Pencapaian ini merupakan kesempatan yang diberikan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) sebagai salah satu startup delegasi Indonesia dalam program Archipelageek 2019 di Amerika. Archipelageek terinspirasi dari filosofi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia (archipelageek state).

Meidy Fitranto, CEO Nodeflux mengatakan, dengan mengusung tema Archipelageek, Reach The Global Market bermakna agar para delegasi Indonesia yang akan mengikuti Festival SXSW 2019 dapat berkesempatan memiliki pengalaman mengenal pasar Amerika dan dunia serta sekaligus mendapatkan potensi pasar baru berskala internasional dan global.

“Keterlibatan kami di acara ini merupakan pencapaian yang sangat kami syukuri. Dengan kesempatan ini, kami berharap lebih banyak pihak yang tahu bahwa melalui Nodeflux, saat ini Indonesia telah memiliki pemain utama dalam menghasilkan teknologi Intelligent Video Analytics (IVA) berbasis AI, bahkan bersaing dengan negara-negara maju produsen AI, seperti Tiongkok, Israel, Inggris, dan Amerika Serikat” Ujarnya.

Salah satu use case yang sedang dikembangkan dan sudah diimplementasi oleh Nodeflux yakni kerjasama dengan Polri serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam mengimplementasikan teknologi Intelligent Video Analytics (IVA) melalui fitur pemindai wajah (face recognition) dan plat pada ribuan titik yang terkoneksi langsung dengan kamera CCTV di Jakarta dan Bandung, dalam rangka memudahkan pengelolaan kota.

Dilengkapi teknologi facial recognition dan deep learning, yang mengekstrak kumpulan data yang terakses melalui arsip POLRI dan Disdukcapil, platform ini mampu mengidentifikasi setiap orang maupun objek yang tertangkap kamera secara efektif dan dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Dengan metode analisis dan pengawasan (monitoring) yang dilakukan secara real-time, platform ini juga memungkinkan pengguna mendapatkan data penunjang untuk mempermudah pengambilan keputusan/penindakan dalam menyelesaikan berbagai masalah keamanan publik, mempermudah pengelolaan kota, serta penanggulangan kemacetan berkat kepandaiannya menghitung dan mendeteksi kendaraan secara akurat.

Ditambahkan Faris Rahman, CTO Nodeflux. Teknologi IVA yang dikembangkan oleh hasil karya anak bangsa di Nodeflux ini berfungsi untuk memproses stream video dari CCTV untuk menjadi sebuah informasi yang nantinya dapat diolah menjadi pandangan atau insight yang lebih berguna. Platform ini pada dasarnya membuat mesin mampu melakukan interpretasi visual layaknya manusia, diantaranya mengenali identitas manusia lewat pemindai wajah, mendeteksi dan mengklasifikasikan tipe objek, mendeteksi plat kendaraan, melihat tingkat kepadatan objek pada area tertentu, sampai menganalisa perilaku dari kerumunan orang di ranah publik.

“Keberhasilan dan pencapaian dalam pembuatan produk dan kemajuan teknologi yang dikembangkan ini dikerjakan oleh engineers asli Indonesia, kami memilih mengajak anak bangsa yang ada di luar negeri untuk kembali berdedikasi di negara asalnya untuk membawa dampak berarti di sektor teknologi AI, edukasi juga menjadi penting untuk menambah jumlah tenaga ahli di bidang AI.” Faris Rahman, CTO Nodeflux.

Hadirnya Nodeflux di Indonesia bertujuan untuk mendorong berbagai pihak dari beragam sektor untuk menggunakan data yang akurat dalam memberikan keputusan yang lebih baik demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi antar pihak merupakan kunci untuk mendukung kemajuan Indonesia, terhitung tahun 2018, Nodeflux telah dipercaya untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan bersama POLRI selama berlangsungnya Asian Games 2018, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Selain itu, Nodeflux juga telah mendapatkan pendanaan dari East Venture, Telkom, dan Prasetia Dwidharma.

Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya