oleh

Pangdam Ajak Masyarakat Tetap Disiplin Dalam Penerapan AKB

-Regional-197 views

Bandung, jurnalmedia.com – Dalam rangka pelaksanaan pengawasan kegiatan adaptasi kebiasaan baru (AKB), TNI akan kerahkan sekitar 3.400 personil se Jawa Barat dan apabila digabungkan dengan TNI, Polri dan Pemda pasti akan lebih banyak lagi.

Hal tersebut dikatakan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat melaksanakan rapat evaluasi gugus tugas penanganan Covid-19 yang diselenggarakan di Ruang Silihwangi Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Selasa (2/6/2020).

Tampak hadir pada acara tersebut, Gubernur Jabar H.M. Ridwan Kamil selaku Komandan Satgas Gugus Tugas penanganan Covid-19 dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Forkopimda Prov. Jabar, pejabat Utama Kodam III/Siliwangi serta pejabat Utama Polda Jabar.

Baca Juga  Sejarah Singkat Kota BAndung dari Krapyak, Cipaganti Hingga Jalan Pos

“Seperti kita ketahui bahwa kita sudah memasuki di era baru yaitu AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) di lingkungan propinsi Jawa Barat,” ucap Pangdam.

Menurutnya, dalam rangka pelaksanaan AKB ini, TNI dan Polri diturunkan untuk mengawasi pelaksanaan kedisiplinan masyarakat.

“tiga hal yang harus diwaspadai dalam kedisiplinan masyarakat, yaitu yang pertama penggunaan masker, yang kedua menjaga jarak dan yang ketiga selalu mencuci tangan,” kata Pangdam.

Untuk menerapkan kedisiplinan masyarakat ditempat-tempat keramaian tersebut akan dijaga oleh TNI dan Polri. Apa bila ada masyarakat yang tidak menggunakan masker maka diingatkan agar sama-sama menggunakan masker.

” Tempat-tempa keramaian, tempat ibadah kemudian stasiun dan pasar perlu kita waspadai dan perlu kita disiplinkan, karena yang paling utama adalah menerapkan protokol kesehatan sesuai yang disampaikan bapak Gubernur,” tambahhnya.

Baca Juga  Sebanyak 1.033 ASN Kota Bandung Bakal Naik Pangkat

“Oleh sebab itu, mari kita semuanya dari TNI, Polri maupun Pemda baik dari Dishub dan Satpol PP mensosialisasikan sehingga kita dapat mengurangi perkembangan Covid-19 ini, ” pungkasnya.

Red

Komentar

Berita Lainnya