oleh

Cair 31,5 Miliar, 6.457 Guru Honorer Non PNS Kota Bandung Bakal Terima HPM

Bandung, jurnalmedia.com – Pemkot Bandung cairkan Rp31.5 miliar untuk honor guru non-PNS. Guru honorer di Kota Bandung akan menerima Honorarium Peningkatan Mutu (HPM) Guru bagi 6.457 pendidik dan tenaga kependidikan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) hari ini, Jumat (28/08/2020).

Para guru honorer tersebut akan menerima langsung melalui rekeningnya masing-masing.

Honorarium ini merupakan bentuk komitmen Wali Kota Bandung untuk memajukan dunia pendidikan dengan memberikan kesejahteraan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) bukan ASN.

Baca Juga  Pj Gubernur Jabar Ancam Akan Menggugurkan Peserta PPDB Apabila Ditemukan Data yang Tidak Wajar

Honorarium tersebut diberikan kepada para PTK yang sudah melewati proses verifikasi dan validasi data.

Sejak Januari 2020, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar telah menerbitkan 4.700 Surat Tugas bagi PTK Bukan ASN yang bertugas di satuan pendidikan negeri.

Dengan terbitnya Surat Tugas tersebut, Hikmat berharap, PTK yang bertugas semakin meningkatkan rasa memiliki dan cinta terhadap Kota Bandung.

Ia juga ingin agar para PTK bisa terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan layanan pendidikan dengan baik.

Baca Juga  Plh Kadisdik Jabar Tegaskan Persiapan PPDB Tahap 2, Upaya Maksimal di Tahap 1 Dioptimalkan Di Tahap 2

“Saya percaya bahwa PTK di Kota Bandung akan selalu berupaya meningkatkan kinerjanya, karena mereka menyayangi anak didik mereka, mereka pasti ingin anak didiknya menjadi menerus bangsa untuk mengisi revolusi industri 4.0,” tutur Hikmat.

Era revolusi industri 4.0 ini, lanjutnya, membutuhkan generasi yang memiliki kompetensi abad 21. Di antaranya kompetensi komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif.

Hikmat berharap seluruh pendidik terus mengasah kompetensi abad 21 pada anak didiknya.

“Kita juga mendorong tenaga kependidikan yang ada di sekolah terus mendukung berjalannya proses administrasi dengan baik,” harap hikmat.

Red 

Baca Juga  Diduga Akibat Tawuran, Dua Pelajar SMK Mengalami Luka Sabetan Benda Tajam

Komentar

Berita Lainnya