oleh

Emil: Hidup Bermanfaat Bisa Jadi Kunci Sukses

Walikota Bandung, Ridwan Kamil saat Memberikan Materi di Kampus Unisba

Bandung, Jurnalmedia.com – Sebaik baiknya manusia, adalah manusia yang bermanfaat. Seberapa besar manfaat manusia dalam hidup maka disitulah kita bisa menilai.

Hal tersebut dikemukakan oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil saat memberikan materi pada kegiatan Ta’aruf Mahasiswa baru Unisba Tahun Akademik 2017/2018 dengan tema “Generasi Milenia yang Kreatif dan Cerdas di Era Digital”, di Aula Kampus Unisba kota Bandung, Selasa (5/9/2017).

Lanjutnya, setalah dinilai kebermanfaatannya maka kita harus mampu menerapkan dalam hidup.

“Jika kita bisa menerapkan kebermanfaatan, maka orang orang pun akan mengikutinya dan hal hal positif pun terus bermunculan,”ujar Emil sapaan Walikota Bandung.

Baca Juga  M Firsada Resmikan Panggung Seni Dan Pelepasan Siswa Siswi Kelas VI SDN 26 Mulya Asri

Menurutnya, sebagai manusia harus mampu bersyukur. Sama hal nya dalam kegiatan orientasi saat ini harus disyukuri.

“Karena banyak orang yang ingin kuliah tetapi biaya dan jarak yang menjadi beban. Nah hal seperti ini kita syukuri, bisa kuliah, biaya ada dan mendapatkan teman baru,”ujarnya.

Emil menyampaikan, dalam hidup itu jangan sesekali ingin mendapatkan pujian. Baik kita kerjanya bagus atau biasa saja, yang terpenting adalah ikhlas.

“Hidup itu cintai apa yang kamu kerjakan, kerjakan apa yang kamu cintai,”tegasnya.

Menurut Emil, jika kita mencintai apa yang dikerjakan maka hasilnya akan memuaskan. Sebagai mahasiswa tidak cukup modal akademik saja. Manusia zaman sekarang harus mampu berkembang dalam segala hal.

Baca Juga  Unhan RI Gelar FGD Bertajuk Mengenal Unhan RI Lebih Dekat

“Kalo cuman modal akademik saja hidup kalian tidak berbanding lurus dengan kesusksesan. Tidak semua IPK nya besar hidupnya sukses, namun orang yang kuat berjuang biasanya sukses,” ujar Emil.

Lanjutnya, sebagai manusia pun saat ini harus mampu memilah informasi.

“Hati hati perang hari ini bukan perang senjata, hari ini perang informasi. Masalah ini bukan cari informasi, tapi memilah informasi. Kebanyakan informasi akan membunuhmu.

Orang bijak bisa memilah informasi,”tegasnya.

 

Red**

Komentar