oleh

Festival Pendidikan Al-Qur’an Tingkat Kota Bandung

Bandung, Jurnalmedia.com – Wakil Wali Kota Bandung meyakini jika sebuah kota akan menjadi makmur apabila dihuni oleh masyarakat yang mencintai Al Qur’an. Allah menurunkan Al Qur’an agar seluruh umatnya memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial pada acara Festival Pendidikan Al Quran se-Kecamatan Bandung Kulon di Gedung Dinas Koperasi dan UMKM Cigondewah Kaler Kota Bandung, Sabtu (28/10/2017).

Lanjutnya, sudah terlihat kemajuan umat muslim dalam pemahaman Al Qur’an yang dituangkan seperti kegiatan festival pendidikan Al Qur’an ini.

“Generasi Al Qur’an saat ini Insya Allah mendapatkan rahmat dan hidayah yang baik untuk masyarakat kota Bandung,”ujarnya.

Baca Juga  Kampus Yasiro Gelar POM untuk kali Pertama

Ditambahkan Oded, Al Qur’an merupakan roh yang harus kita pahami.

“Maka pemahaman itu dengan melakukannya langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kita baca, pahami dan tuangkan dalam hidup. Insyaallah jika kita terus memahami maka hidup akan terasa lebih baik,”tutur Oded.

Dirinya yakin setiap hamba Allah yang berupaya mencintai Al Qur’an, pasti menjadi ahli Qur’an.

“Saya yakin semuanya pasti memiliki semangat hidup yang luar biasa. Hal ini terlihat dengan hadirnya kegiatan yang memberikan dampak bermanfaat. Ini membuktikan Qur’an memiliki dimensi roh yaitu semangat.

Maka pesan saya insya Allah kalo jadi generasi Qur’an akan jadi hamba Allah yang luar biasa.”ujarnya.

Sementara itu menurut Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al Qur’an (FKPQ) Kota Bandung Rida Rosida menyampaikan, Pendidikan Al-Qur’an ini merupakan wadah penyaluran bakat santri dalam berbagai bidang. Lebih jauh lagi kegiatan ini merupakan ajang pengseleksian santri yang akan dikirim untuk mengikuti kegiatan festival pendidikan al Quran tingkat kota Bandung yang akan dilaksanakan tanggal 19 November 2017.

Baca Juga  Diduga Idap Penyakit Langka, Bayi Muhamad Ismail Butuh Bantuan

Lanjutnya, adapun perlombaan yang dihadirkan diantaranya lomba Tafidz Qur’an, Hafalan Asmaul Husna, Senam Hijaiyah, Naasyid, Kaligrafi dan mewarnai.

“Insyaallah dengan berbagi bidang lomba, maka anak anak bisa mengembangkan kreativitasnya masing masih,”ujar Rida.

Lanjutnya, Peserta yang mengikuti lomba merupakan santri dari TKQ dan TPQ tingkat kecamatan.

Usai perlombaan setiap kecamatan, maka peserta yang berbakat akan dilombakan di tingkat kota Bandung pada bulan November dan untuk tingkat provinsi pada bulan Desember.

“Mudah mudahan santri santri kota Bandung Sholeh dan Solehan mendapatkan bakat yang sesuai dan meraih kemenangan. Yang terpenting apa yang mereka tampilkan bisa bermanfaat Badi dirinya maupun orang lain,”pungkasnya.

Komentar