oleh

PT Teguh Wibawa Bakti Persada Diduga Cemari Lingkungan, DPRD Bakal Gelar Jajak Pendapat

-Lintas-567 views

Lampung Utara, jurnalmedia.com – Ketua DPRD kabupaten lampung Utara, Romli didampingi ketua Komisi III, Joni Bedial beserta staf humas adakan sidak ke PT Teguh Wibawa Bakti Persada, Senin (27/01/2020)

Sidak tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti laporan warga yang berada di lingkungan pabrik yang memproduksi tepung tapioka tersebut.

Lokasi pabrik berada dibdesa Blambangan kecamatan Blambangan Pagar kabupaten Lampung Utara, Romli bersama Joni Bedial turun langsung kelapangan guna melihat langsung cara pengolahan limbah yang ada dipabrik tapioka tersebut.

Hadir juga dedi sumirat sebagai wakil ketua II DPRD Lampura dan beberapa anggota Komisi III yang ikut serta mengelilingi area pengolahan limbah yang berjumlah 8 outlet.

Baca Juga  Salahudin Resmi Jabat Plt Sekretaris DPRD Lampung Utara

Salah satu anggota Komisi III, Neki menyesalkan sikap pihak perusahaan yang terkesan menutupi kesalahan mereka dengan mencoba mengalihkan rute pengecekan dikolam penampungan limbah.

“Seharusnya pihak perusahaan koperatif dan transparan agar kita bisa mengetahui secara rinci cara pengolahan limbah yang ada diperusahaan tersebut,” ucapnya.

Selain itu, Joni Bedial mengambil sampel air yang ada dikolam penampungan mendapati kolam penampungan limbah yang jaraknya sangat berdekatan dengan pemukiman warga, dikejutkan dengan keterangan warga yang kebetulan sedang mengembala sapi disekitar area penampungan limbah.

Ketua Komisi III, Joni Bedial saat mengambil sample air di penampungan Air Limbah di PT Teguh Wibawa Bakti Persada.

Menurut Rian (20) warga yang rumahnya tidak begitu jauh dari lokasi pabrik, menyampaikan keluhannya mulai dari air sumur yang tidak bisa dikonsumsi karena bau dan memiliki rasa yang aneh.

Baca Juga  Salahudin Resmi Jabat Plt Sekretaris DPRD Lampung Utara

” Air sumur yang warga miliki sudah tidak bisa dikonsumsi, bahkan berbau dan rasanya juga aneh,” ucap Rian.

Sementara itu, Saiful (50) mewakili General Manneger perusahaan tersebut menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyaringan air limbah menggunakan 8 outlet sehingga air limbah dapat dipastikan tidak akan mencemari air sungai, namun ketika disinggung tercemarnya air tanah (sumur. Red) yang dikeluhkan warga sekitar pabrik, Saeful berkilah kalau sumur warga tidak semuanya tercemar.

Romli selaku ketua dprd sempat geram, pasalnya saat berbincang dengan warga sekitar yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kolam penampungan limbah, salah seorang sekurity berusaha menghalangi dialog tersebut.

“Terkait ini, kita akan akan segera menggelar rapat dengar pendapat (hearing. Red) dalam waktu dekat ini, guna menindaklanjuti hasil sidak hari ini. Yang mana kita sudah turun langsung kelapangan dan melihat banyaknya kejanggalan dalam pengolahan limbah, sehingga menimbulkan polusi bagi lingkungan sekitar pabrik tapioka tersebut,” ucap Romli.

Baca Juga  Salahudin Resmi Jabat Plt Sekretaris DPRD Lampung Utara

Agus

Komentar

Berita Lainnya