oleh

Terkait Pemecatan 9 Sekuriti, Ini Penjelasan Depo ESSE Lampura

LAMPUNG UTARA, jurnalmedia.com – Penyebab diberhentikannya sembilan orang sekuriti dari tempat mereka bekerja di depo Esse dikarenakan perusahaan depo Esse yang terletak di desa Candi Mas Kecamatan Abung Selatan hanya membutuhkan 3 orang saja. Namun, oleh pihak ketiga (vendor) disediakan 12 orang. Hal itu disampaikan Beni selaku Supervisor perusahaan depo Esse saat dikonfirmasi awak media dikantornya, Senin (13/9/2021).

“Kalau yang saya ketahui, kita kan butuh sekuriti kita vendor, artinya kita menyewa vendor atau pihak ke tiga, tadi saya juga sudah telepon sama depo esse (cabang perusahaan di bandar Lampung) dan kita itu kontrak vendor itu per 25 Mei 2021. Kita minta disediakan sekuriti sebanyak 3 orang, saya kurang jelas tiba-tiba ada 12 orang yang direkrut sama vendor, sedangkan kita minta cuma 3 itu saja,” terang Beni.

Saat ditanya, mereka diterima dikerjakan disini sampai 3 bulan bekerja, dikatakan Beni yang menerima mereka vendornya dan kalau ga salah mereka bekerja disini dari bulan April, sedangkan menurutnya depo tersebut mulai bekerja dari tanggal 25 Mei.

Baca Juga  Ikut Memeriahkan HJKB, LDII Kota Bandung Gelar Khitanan Massal

Terkait gaji, Beni menjelaskan bahwa pihaknya sudah membayarkan untuk tiga orang sekuriti sesuai permintaan dari perusahaan (depo Esse). Dan sudah membayarkannya ke oihak ketiga (vendor)

” Karena kita requestnya tiga orang jadi perusahaan bayarnya tiga, jadi kalau ada kelebihan bukan kita ga mau bayar, karena kitakan ga minta dari 9 orang itu,” ucapnya.

Saat ditanya kebenaran adanya penarikan uang seragam yang bervariasi, “itu pun kalau ada, ya dari vendor mereka, bukan kita yang minta,” ujarnya lagi.

Saat ditanya adanya kegiatan sekuriti yang wajib foto saat akan pergantian ship untuk dikirim ke group sebagai bahan laporan, disampaikan Beni, berawal dari permintaan laporan kegiatan sekuriti.

Baca Juga  Agar Lancar Baca Tulis Alquran, Pemkot Bandung Resmi Gulirkan Geulisan

” Jadi saya waktu itu diminta untuk, setiap pergantian sift kita foto, nah mulai dari situ semua baru ketahuan kok banyak bener sekuirit ini, sedangkan kita butuhnya cuma 3 orang. Jadi yang memberhentikan bukan kita tapi dari pihak vendornya, karena tidak sesuai dengan permintaan kita,” Kata Beni yang didampingi kepala gudang Evin dan salah seorang sekuriti.

(Agus)

Komentar