oleh

Sebanyak 363 Guru Ikuti Workshop Modern Technology

Bandung, jurnalmedia.com – Menghadapi tantangan pendidikan di era industri 4.0, para pendidik dituntut memiliki skill (potensi teknis), kreatif dan inovatif, berpikir kritis, kolaboratif serta komunikatif. Salah satu upaya membekali hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui UPTD Tikomdik berkolaborasi dengan PPTIK ITB, menggelar “Workshop on Modern Technology: Data Mining, Machine Learning, dan Big Data” bagi para pendidik di Jabar, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekdisdik Jabar, Wahyu Mijaya ini, diikuti 363 peserta yang terdiri dari guru SMA/SMK/SLB. Hadir sebagai narasumber, Kepala PPTIK-ITB, Ary Setijadi Prihatmanto.

Kepala UPTD Tikomdik, Hendra Kusuma Sumantri mengatakan, mengikuti perkembangan teknologi saat ini yang begitu masif maka entitas pendidikan seperti Dinas Pendidikan wajib mengikuti hal-hal seperti ini. “Karena, kalau tidak, tidak akan kompatibel dengan perkembangan zaman. Guru-guru akan ketinggalan zaman dan pengetahuan pun tidak akan tersampaikan dengan baik,” tuturnya.

Baca Juga  Kuliah via Online Ditengah Pandemi, Asmawati: Mahasiswa Harus Peduli Lingkungan Sekitar

Untuk itu, menurut Hendra, workshop yang mengangkat 3 tema besar, yakni data mining, machine learning, dan big data ini harus dikuasai oleh guru-guru di Jawa Barat. “Karena, hal ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kurikulum dan pengembangan metode pembelajaran,” ungkapnya.

Dalam workshop ini, Hendra menjelaskan, PPTIK ITB memberikan konsep pembelajaran, silabus, dan modul. “Sedangkan UPTD Tikomdik yang mengampu kegiatan ini memfasilitasi webex room bagi para peserta,” ujarnya.

Hendra menegaskan, kegiatan ini tidak akan berhenti di sini. “Masih akan ada banyak workshop yang akan kita gelar yang disesuaikan dengan kebutuhan personal para pendidik maupun pendidikan secara umum guna meningkatkan skill mereka (guru),” tegasnya.

Baca Juga  Kuliah via Online Ditengah Pandemi, Asmawati: Mahasiswa Harus Peduli Lingkungan Sekitar

Saat ini, tambahnya, pihaknya juga tengah menyusun Mou (perjanjian kerja sama) dengan P4TK IPA. “Hal ini untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para guru dalam pembelajaran IPA jenjang SMA/SMK dan SLB,” ucapnya.

Hendra menambahkan, para peserta yang mengikuti workshop tersebut akan mendapatkan sertifikat. Karena, ini penting sebagai penanda bahwa mereka telah melakukan workshop ini,” pungkasnya.

Mn/Rls

Komentar

Berita Lainnya