oleh

Semangat Gotong Royong, Sabandung di Gedebage Terus Bergulir

-Ragam-156 views

Bandung, jurnalmedia.com – Ditengah pandemi Covid-19 semangat gotong royong masyarakat Kota Bandung  terus berlanjut. Salah satunya di Kecamatan Gedebage yang terus menggelar Sangu Bancakan Urang Bandung (Sabandung).

“Alhamdulillah dengan semangat gotong royong masyarakat yang sangat luar biasa hampir setiap hari ada program Sabandung,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana usai mengunjungi Dapur Umum Sabandung Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gede Bage, Kota Bandung, Jumat (19/06/2020).

Ia mengapresiasi warga yang membuat dapur umum dan memberikan makanan kepada warga yang membutuhkan atau terkena dampak pandemi Covid-19. Ia berharap, program Sabandung bisa terus berlanjut.

Sementara itu, Camat Gede Bage, Dodit Ardian Pancapana mengatakan, warga terus menggerakan program Sabandung dengan segala sumber daya yang ada.

Baca Juga  Pengurus SMSI Perwakilan Indramayu Resmi Dilantik

“Setelah diinisiasi oleh Ibu Wali Kota, warga terus bergerak (dalam program Sabandung). Sumber dayanya dari PIPPK (Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan) dan juga dari swadaya masyarakat,” katanya.

Menurut Dodit, pihaknya mengombinasikan Sabandung dengan lumbung-lumbung di tiap RW. Lumbung tersebut berfungsi mengumpulkan hasil swadaya masyarakat di RW-nya masing-masing.

“Setelah terkumpul lalu dimasak. Bahannya itu dari Lumbung tersebut. Makanan Sabandung untuk warga yang paling terdampak, bisa saja hari ini si A, Jumat depan si B, bisa berbeda-beda,” ucapnya.

Selain itu, Dodit mengaku juga membuat suatu pola dengan mengajak masyarakat dalam Sabandung.

“Percontohan itu kita angkat, biasanya kebaikan akan menular dari satu tempat ke temlat yang lain. Pembuatan Lumbung pun juga, jika di satu RW sudah terpenuhi baru disebarkan ke tempat yang lain,” katanya.

Baca Juga  Bertepatan dengan HJKB ke 210, Pemkot Bandung Hadirkan TV Bandung132

“Sedangkan untuk RW yang kekurangannya lebih banyak, biasanya kita pakai subsidi silang. Makanya kita buat program one to one, satu RW membantu RW yang lain, jadi semacam Sister RW,” lanjut Dodit.

Red

Komentar

Berita Lainnya