JURNAL MEDIA, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memastikan Kebun Binatang Bandung belum dapat beroperasi kembali, termasuk pada periode libur Idulfitri 1447 H.
Kepastian ini menyusul pencabutan izin lembaga konservasi oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 107 Tahun 2026, yang mencabut izin operasional sebelumnya kepada pengelola lama.
Sejak keputusan tersebut ditetapkan pada 3 Februari 2026, seluruh kegiatan operasional kebun binatang tidak dapat lagi dilakukan. Menindaklanjuti hal itu, Pemkot Bandung telah melakukan pengamanan aset daerah serta penyegelan area pada 5 Februari 2026.
Pada hari yang sama, juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan dengan Pemkot Bandung terkait koordinasi penyelamatan satwa serta penanganan pekerja di lokasi tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keputusan tidak membuka sementara kebun binatang dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum.
“Kami memahami Kebun Binatang Bandung merupakan tujuan wisata masyarakat, namun saat ini izinnya sudah dicabut sehingga tidak bisa dibuka sebelum seluruh proses administrasi dan hukum diselesaikan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Ia menegaskan Pemkot Bandung tidak akan membuka kembali operasional kebun binatang secara sementara saat libur Lebaran.
“Semua harus sesuai aturan. Keselamatan satwa, pengelolaan yang baik, dan kepastian hukum menjadi prioritas utama,” katanya.
Farhan menambahkan, operasional Kebun Binatang Bandung akan dibuka kembali setelah adanya pengelola baru melalui mekanisme lelang atau tender yang transparan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sambil menunggu proses tersebut, Pemkot Bandung memastikan penyelamatan satwa serta perlindungan pekerja tetap menjadi perhatian utama selama masa transisi.
Sebagai alternatif wisata selama libur Lebaran, masyarakat dapat mengunjungi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang menawarkan wisata alam, trekking, serta edukasi lingkungan. Pilihan lain seperti Taman Lalu Lintas dan sejumlah taman kota di Bandung juga tetap dapat dikunjungi.











Komentar