JURNAL MEDIA, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat berbagai persiapan menjelang rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Sejumlah infrastruktur pendukung mulai dibenahi untuk memastikan akses menuju kawasan bandara lebih lancar, aman, dan siap melayani mobilitas penumpang ketika operasional kembali dibuka.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pembahasan mengenai reaktivasi Bandara Husein kini telah masuk ke tahap yang sangat teknis. Pada tahap ini, Pemkot Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat fokus menyelesaikan kebutuhan sarana dan prasarana pendukung agar proses pembukaan kembali bandara dapat berjalan sesuai rencana.
“Kami sudah masuk ke level yang sangat teknis. Instruksinya adalah melakukan berbagai perbaikan sarana dan prasarana pendukung. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, DSDABM, DPKP, termasuk Dinas Perhubungan Jawa Barat, untuk memastikan alur kendaraan umum menuju kawasan bandara berjalan dengan baik,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Senin (29/6/2026).
Farhan menyampaikan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Menteri Perhubungan, Bandara Husein Sastranegara ditargetkan kembali beroperasi pada 17 September 2026. Untuk mengejar target tersebut, rapat koordinasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat terus dilakukan secara intensif guna mematangkan berbagai skenario pembukaan kembali bandara.
Sejumlah pekerjaan fisik juga sudah mulai dikerjakan sebagai bagian dari persiapan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Pekerjaan tersebut meliputi perbaikan penerangan jalan umum (PJU), pembenahan sistem drainase, peningkatan kualitas akses jalan, hingga penataan kawasan parkir di sekitar bandara.
Pembenahan infrastruktur difokuskan pada jalur utama menuju Bandara Husein, terutama di Jalan Abdulrahman Saleh dan Jalan Pajajaran yang menjadi akses penting bagi kendaraan umum maupun pengguna jasa bandara. Perbaikan di dua ruas jalan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas saat bandara kembali aktif.
Selain akses jalan, pengelolaan area parkir juga tengah disiapkan melalui koordinasi dengan TNI Angkatan Udara (TNI AU) sebagai pemilik kawasan Bandara Husein Sastranegara. Seluruh proses pelaksanaan dilakukan sesuai mekanisme dan persetujuan dari TNI AU agar penataan kawasan berjalan tertib dan tidak mengganggu operasional di kemudian hari.
“Perbaikan PJU, drainase, akses Jalan Abdulrahman Saleh dan Pajajaran, termasuk pengelolaan tempat parkir sedang dipersiapkan. Karena kawasan tersebut merupakan aset TNI AU, pelaksanaannya dilakukan sesuai koordinasi dan persetujuan dari TNI AU,” tutur Farhan.












Komentar