oleh

Kemnaker dan IWIP Perkuat Kompetensi SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Nasional Dialokasikan

JURNAL MEDIA, HALMAHERA TENGAH — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal, khususnya di sektor industri pengolahan logam berat. Kolaborasi ini mencakup pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, beasiswa, hingga program magang nasional.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Presiden Direktur PT IWIP Kevin He di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (2/11/2026). Kesepakatan ini berlaku selama dua tahun, yakni 2026–2028.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, pertumbuhan investasi industri harus diimbangi dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan pekerja.

“Prinsip kita tegas, industri harus maju, dan pekerja harus sejahtera. Dua hal ini tidak boleh dipertentangkan, melainkan harus berjalan seiring dan saling menguatkan,” ujar Yassierli.

Untuk mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal, Kemnaker mendorong PT IWIP menyusun peta jalan kebutuhan SDM selama lima tahun ke depan. Perencanaan ini mencakup kebutuhan tenaga kerja mulai dari operator, supervisor, hingga insinyur muda, sekaligus mendorong alih pengetahuan dari tenaga kerja asing untuk kebutuhan teknis khusus.

Yassierli berharap PT IWIP dapat menjadi percontohan kawasan industri yang mengintegrasikan kebutuhan tenaga kerja dengan pendidikan dan pelatihan vokasi. Dengan demikian, masyarakat lokal memiliki peluang lebih besar untuk mengisi berbagai posisi strategis seiring berkembangnya industri.

Sebagai tindak lanjut, Kemnaker menyiapkan kuota pelatihan vokasi dan sertifikasi gratis melalui Balai Latihan Kerja (BLK), serta beasiswa penuh di Politeknik Ketenagakerjaan bagi putra-putri Maluku Utara. Kerja sama ini juga membuka kesempatan pelatihan bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, sebanyak 80 persen peserta Program Magang Nasional dialokasikan untuk menjalani magang langsung di kawasan industri PT IWIP. Program ini diharapkan memperluas akses pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi kebutuhan industri.

Melalui kolaborasi tersebut, Kemnaker dan PT IWIP menargetkan penguatan daya saing tenaga kerja, peningkatan penyerapan SDM lokal, serta pertumbuhan industri yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah dan sekitarnya.

Komentar