JURNAL MEDIA, BANDUNG — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan optimisme terhadap kinerja ekonomi Kota Bandung pada awal 2026. Hal itu disampaikannya saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (9/2/2026).
Farhan mengapresiasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai berkontribusi terhadap tren positif ekonomi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tercatat kembali menguat di angka 5,3 persen.
Sejumlah indikator makro turut menunjukkan perbaikan, mulai dari penurunan tingkat kemiskinan, membaiknya gini rasio, hingga berkurangnya tingkat pengangguran terbuka. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung juga diproyeksikan terus meningkat.
Meski demikian, Farhan menegaskan capaian tersebut belum menyamai kondisi sebelum pandemi Covid-19, saat pertumbuhan ekonomi Bandung sempat mencapai 7,6 persen. Ia menyebut masih ada selisih sekitar 2–3 persen yang harus dikejar untuk kembali ke jalur pertumbuhan tinggi.
“Targetnya, pada 2029 Bandung dapat berkontribusi mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen. Namun pertumbuhan harus dibarengi pemerataan kesejahteraan,” pungkas Farhan.















Komentar