oleh

Angkat Kebudayaan Sunda, Film Horor Mantra Surugana Menghadirkan Suasana Berbeda

JURNAL MEDIA, BANDUNG — Pemutaran perdana Film Mantra Surugana yang tayang serentak di bioskop Tanah Air pada tanggal 27 Juli, Peregrine Studios bersama Adhya Pictures dan ZK Digimax menggelar Nonton Bareng (NoBar) bersama Komunitas Budaya Sunda, Ratusan Ambassador Smiling West Java Pemprov, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat serta masyarakat Bandung di Cihampelas Walk XXI.

Film Mantra Surugana diperankan aktor dan aktris muda Indonesia berbakat seperti Sitha Marino, Cindy Nirmala, Fergie Brittany, Shabrina Luna, Rafael Adwel, Dewa Dayana, Yusuf Mahardika.

Film “MANTRA SURUGANA”, menceritakan tentang bangkitnya sosok iblis lewat mantra dan kutukan yang menghantui Tantri (Sitha Marino) di sebuah asrama dan menemukan hubungan mengerikan dengan mantra dan kutukan di masa lalunya.

Mantra dan kutukan itu membangkitkan Iblis Surugana yang meminta korban nyawa.

Chief Executive Producer Peregrine Studios, Ervina Isleyen berharap kerja keras dan dedikasi penuh yang telah dicurahkan untuk film tersrbut mendapat apresiasi dari pecinta film Tanah Air khususnya genre horor.

Baca Juga  M Firsada Buka Tubaba Food Fashion dan Festival 2024

“Menggarap film horor yang berkualitas memang butuh komitmen, untuk itu kami bangga dapat menghadirkan film ini yang kami pastikan menjadi tontonan film horor yang tidak biasa dan menambah deretan film horor yang layak dinikmati,” kata Ervina Isleyen.

Sutradara Film Mantra Surugana, Dyan Sunu Prastowo mengatakan, film Mantra Surugana penuh tantangan, karena film horor ini mengangkat tema dari tanah pasundan yang sarat akan kebudayaan sunda.

“Pembuatannya film ini membutuhkan proses panjang dengan melibatkan konsultan bahasa dan sejarah sunda kuno. Film ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, banyak pelajaran yang bisa kita ambil setelah menonton film ini. Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk film horor di Indonesia,” ucap Dyan Sunu.

Baca Juga  M Firsada Buka Tubaba Food Fashion dan Festival 2024

Dalam pembuatan Film Mantra Surugana menggunakan teknologi CGI (Computer Generated Imagery) untuk memaksimalkan visual di dalamnya agar bisa ditampilkan sangat menarik dan nyata, juga melibatkan penyanyi muda berbakat Sara Fajira dalam pembuatan Soundtrack Film Mantra Surugana.

Sementara menurut lham Nurwansyah, Peneliti Naskah Sunda Kuno dirinya mengaku bangga dapat menjadi bagian dari literasi di film ini. Meskipun mengusung genre horor, tapi film ini menyuguhkan jalan cerita baru yang tidak bisa ditebak.

“Film ini juga memperkenalkan kembali mantra yang memang sudah akrab dalam kehidupan masyarakat Sunda sejak zaman dahulu, dan mengangkat mantra Sunda kuno yang mungkin sebagian orang belum tahu,” ujar Ilham.

“Selamat kepada Peregrine Studio yang mampu menghadirkan tontonan perpaduan hiburan dan edukasi budaya,” sambungnya.

Salah satu pemain utama Sitha Marino pemeran Tantri menyebutkan jika film ini berbeda dengan film horor lainnya.

Baca Juga  M Firsada Buka Tubaba Food Fashion dan Festival 2024

Menurutnya dalam film ini dirinya all out supaya mendapatkan hasil yang memuaskan dalam perannya.

” Agar hasilnya memuaskan, kita dituntut dalam latihan dan akting harus bisa kontrol emosi agar tidak capek. Karena syutingnya cukup menguras tenaga, ” ucap Sitha Marino.

Dirinya mengaku  sudah tak sabar menunggu Film Mantra Surugana tayang di bioskop tanah air.

“Setelah saya menonton film ini sebelumnya di Gala Premiere minggu lalu dan saya sangat menikmati hasil akhirnya. Jadi saya semangat dan optimis film Mantra Surugana ini akan disukai oleh seluruh pecinta film horor di tanah Air, karena film ini akan menjadi film horor yang berbeda dari yang sudah ada,” ucapnya.

Ramaikan bioskop Tanah Air dengan Menonton Film Mantra Surugana mulai tanggal 27 Juli 2023 di Bioskop Kesayangan Kalian!

Komentar