oleh

Oded: Ekonomi Syariah Penunjang Kesejahteraan Umat

Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial saat menjadi pemateri sekaligus membuka dialog ekonomi syariah di aula Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai) di jalan Diponegoro Kota Bandung.

Bandung, JurnalMedia.com – Kesejahteraan Umat hanya akan terwujud jika Umat Islam memahami dan menerapkan Alquran sepenuhnya dalam setiap aspek, salah satunya pengembangan ekonomi syariah yang harus diterapkan dan dipertahankan.

Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial yang menjadi pemateri sekaligus membuka  dialog ekonomi syariah di aula Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai) di jalan Diponegoro Kota Bandung.

“Menjadi kewajiban memahami dan  menerapkan setiap aspek dalam alquran salah satunya Di bidang ekonomi, yakni ekonomi syariah,” jelasnya mang Oded sapaan akrab Wakil Walikota Bandung, Jumat (16/05/17),

Baca Juga  PWI se Bandung Raya Mendesak PWI Pusat Segera Gelar KLB

Mang Oded kemudian menjelaskan dasar prinsip ekonomi syariah yang pada dasarnya adalah untuk Kemaslahatan bersama.

“Saya kira penerapan prinsip ekonomi syariah ini salah satunya yakni koperasi, dari rakyat untuk rakyat oleh rakyat,” ujar mang Oded.

Mang Oded kemudian menambahkan  Pemkot Bandung sudah membuktikan  beberapa program yang berkaitan dengan didasari Kemaslahatan bersama diantaranya dengan memberikan pinjaman tanpa agunan dan tanpa bunga bagi warga yang mebutuhkan. “Sejauh ini berjalan, dan hasilnya sangat baik,” tegas mang Oded

Dijelaskan olehnya kemudian akibat dari digulirkannya program tersebut Kota Bandung telah meraih   penghargaan dari media nasional sebagai Pemkot Inovatif karena mempunyai program Kredit Melati untuk pelaku ekonomi kecil.

Baca Juga  Sebanyak 312 Karyawan Millenial dan Influencer BUMN Ikut Roadshow 1000 Manusia Bercerita

Orang nomer 2 dikota Bandung yang dikenal agamis tersebut kemudian mengajak kepada seluruh peserta diskusi khusunya Ummat islam untuk merubah pola pikir  terutama dalam memahami dan menerapkan Alquran.

“Bisa jadi ini karena mindset Ummat islam hari ini yang sangat parsial terhadap Alquran dan Islam,untuk itu marilah kita pahami dan kaji kembali,” pungkasnya.

red**

Komentar