oleh

Hotel Non Bintang Disorot, PAD Bandung Tetap Tumbuh 15 Persen

JURNAL MEDIA, BANDUNG — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung naik lebih dari 15 persen, namun di balik capaian itu tersimpan pekerjaan rumah di sektor hotel non-bintang. Pemerintah mengisyaratkan perlunya optimalisasi pelaporan pajak agar potensi penerimaan tidak bocor.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan realisasi PAD tersebut naik dibanding periode sebelumnya.

Kenaikan signifikan tersebut terutama ditopang oleh sektor restoran yang dinilai semakin patuh dalam membayar pajak daerah.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis (19/2/2025).

Meski tingkat hunian hotel secara umum mengalami penurunan, penerimaan pajak hotel justru tetap meningkat. Kondisi ini dipengaruhi kenaikan tarif kamar serta dominasi hotel berbintang yang mencatat okupansi lebih stabil.

Baca Juga  TasteAtlas Rilis Daftar Kota Kuliner Terbaik Dunia, Bandung Peringkat 34

Sebaliknya, hotel non-bintang mengalami tingkat hunian lebih rendah. Farhan tidak menutup kemungkinan masih terdapat pelaku usaha yang belum optimal dalam pelaporan pajak.

“Kalau mereka melapor, ada banyak bantuan yang bisa kita berikan,” katanya.

Ke depan, Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan bagi hotel non-bintang, termasuk dukungan pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri guna meningkatkan standar layanan dan kepatuhan.

Menurut Farhan, peningkatan PAD menjadi fondasi penting pembiayaan pembangunan, khususnya untuk infrastruktur dan layanan publik di Bandung.

Dengan kondisi fiskal yang sehat serta kepatuhan pajak yang terus meningkat, Pemkot optimistis ruang gerak pembangunan dapat diperluas tanpa membebani masyarakat.

“Kita jaga ekosistem usaha tetap tumbuh, tapi juga patuh. Itu kuncinya,” ujarnya.

Komentar