oleh

Kadisdik: Bangun Pendidikan dengan Kekompakan

INDRAMAYU, Jurnalmedia.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi mengatakan, harus terus jaga kekompakan dan loyalitas untuk membangun pendidikan bersama-sama.

Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan Gedung Center of Excellence (COE) SMKN 1 Losarang Indramayu di Jalan Raya Pantura, Santing, Kec. Losarang, Kabupaten Indramayu, Jumat (5/3/2021).

Kadisdik pun menegaskan perlu mengejar ketertinggalan dengan inovasi, kolaborasi, dan desentralisasi.

“Saya sebagai Kadisdik akan menerapkan itu. Kita butuh inovasi karena dengan inovasi, target yang awalnya tercapai dalam waktu lima tahun, bisa terealisasi dalam waktu 2-3 tahun,” ujar Kadisdik.

Dengan kolaborasi, tambah Kadisdik, kalau hanya mengandalkan Anggaran Pendidikan Belanja Daerah (APBD) tidak akan cukup. “Untuk itu, kita butuh kolaborasi,” ucapnya.

Baca Juga  Pemkot Bandung Perketat Verifikasi dan Validasi PTMT

Sedangkan desentralisasi, lanjut Kadisdik, seefektif apa pun sebuah manajemen, rentang kendali pihaknya dengan kepala sekolah atau siswa terlalu jauh. “Maka, desentralisasi ini adalah bagian yang akan saya lakukan ke depannya. Tahun ini sudah dimulai,” ungkapnya.

Jadi, menurut Kadisdik, rumusnya ada tiga, yaitu inovasi, kolaborasi, dan desentralisasi. “Saya berharap ini semua bisa dilakukan. Contohnya, saat ini saya desentralisasikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kepada 13 kantor cabang dinas pendidikan wilayah. Setiap kepala cabang dinas menjadi ketua PPDB di wilayahnya. Karena ini bagian dari desentralisasi,” jelas Kadisdik.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik mengapresiasi sarana dan prasarana SMKN 1 Losarang yang telah memenuhi standar protokol kesehatan. Selain itu, Kadisdik juga memuji jurusan pengelasan SMKN 1 Losarang, terutama di Segitiga Patimban.

Baca Juga  Poltek Pos Indonesia dan Kemenlu Teken MoU Terkait Pusat Studi ASEAN

“Kita harus berpikir hidup ini semakin meningkat. Ada tantangan di Segitiga Patimban ini. Jurusan pengelasan SMKN 1 Losarang luar biasa. Pelabuhan memerlukan lulusan dari jurusan las untuk pengelasan bawah laut. Jurusan ini sangat prospektif, permintaan pun banyak,” ujar Kadisdik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMKN 1 Losarang, Armawi Charli menyatakan bahwa teknik pengelasan SMKN 1 Losarang pernah menjadi juara nasional. Begitu juga dengan jurusan lain, sempat menyabet juara di tingkat provinsi hingga nasional.

Ia berharap, dengan bantuan program COE tahun 2020, SMKN 1 Losarang lebih confident dan percaya diri untuk mengembangkan mutu sekolah.

**

Komentar

Berita Lainnya