JURNAL MEDIA, BANDUNG – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), Buky Wibawa Karya Guna, menerima kunjungan kerja pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat di Gedung DPRD Jawa Barat, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua DPRD Sulawesi Barat, Amalia Aras, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Abdul Halim, tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarlembaga legislatif provinsi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi kelembagaan, tetapi juga forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pelaksanaan fungsi DPRD, khususnya di bidang legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang merupakan pilar utama penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Buky Wibawa Karya Guna menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga representasi rakyat memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan kebijakan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan DPRD perlu terus dilakukan melalui komunikasi dan kerja sama yang intensif antardaerah.
Menurutnya, setiap provinsi memiliki pengalaman, inovasi, dan tantangan yang berbeda dalam menjalankan fungsi kedewanan. Melalui forum-forum koordinasi seperti kunjungan kerja, berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bersama untuk meningkatkan kualitas kinerja lembaga legislatif di seluruh Indonesia.
“Sinergi dan komunikasi yang baik antarlembaga legislatif menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kinerja DPRD. Pertukaran pengalaman seperti ini penting untuk memperkuat peran DPRD dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Buky.
Ia menambahkan, dinamika pembangunan daerah saat ini menuntut DPRD untuk semakin adaptif terhadap perubahan kebijakan nasional, perkembangan ekonomi, kebutuhan masyarakat, hingga tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.
Karena itu, peningkatan kapasitas kelembagaan DPRD harus menjadi agenda bersama agar lembaga legislatif mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal sekaligus menghasilkan regulasi yang berkualitas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan daerah, efektivitas pembentukan peraturan daerah, optimalisasi fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan, hingga strategi peningkatan kualitas pelayanan publik melalui fungsi penganggaran DPRD.
Sebagai Ketua ADPSI, Buky juga menyoroti pentingnya membangun jejaring kerja sama yang lebih kuat antar-DPRD provinsi di seluruh Indonesia. Menurutnya, keberadaan ADPSI harus mampu menjadi wadah koordinasi dan pertukaran gagasan guna mendorong terciptanya standar kinerja DPRD yang profesional, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi antardaerah menjadi sangat penting karena banyak persoalan pembangunan yang memiliki karakteristik serupa. Melalui komunikasi yang intensif, DPRD dapat saling bertukar solusi, inovasi, dan pengalaman untuk memperkuat fungsi representasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Barat, Amalia Aras, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan DPRD Jawa Barat. Ia menilai Jawa Barat memiliki banyak pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan kelembagaan DPRD yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain.
Menurut Amalia, berbagai masukan yang diperoleh dalam kunjungan kerja tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam memperkuat pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD Sulawesi Barat.
“Kami mendapatkan banyak masukan yang sangat berharga, terutama terkait penguatan fungsi legislasi dan pengawasan. Pengalaman yang dimiliki DPRD Jawa Barat menjadi referensi penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan di Sulawesi Barat,” ungkap Amalia.
Ia berharap hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui berbagai forum komunikasi dan kerja sama antardaerah, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pemerintahan daerah di Indonesia.
Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai isu aktual terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah dan peran strategis DPRD dalam mengawal pembangunan. Pertemuan kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan dan komitmen memperkuat sinergi antar-lembaga legislatif provinsi.
Melalui pertemuan ini, DPRD Jawa Barat dan DPRD Sulawesi Barat berharap dapat terus membangun kolaborasi yang produktif dalam memperkuat kelembagaan DPRD, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.










Komentar